Margaria Motor Club’s (MMC) !!! Mungkin setiap orang yg mendengar ataupun membacanya akan langsung berasumsi bahwa MMC adalah sebuah komunitas pecinta motor yang pada umumnya identik dengan kumpulan anak-anak ABG. Yang kerjaannya hanya hura-hura, kumpul-kumpul, nongkrong di pinggir jalan, dan ugal-ugalan saat di jalanan. Itu semua adalah salah besar. Why? Kenapa?…………Because! Karena! MMC bukanlah sekedar kumpulan orang-orang yg hobi akan motor. Namun lebih pada sebuah komunitas yang mempunyai tujuan menjalin tali silahturahmi antar anggota serta sebagai kegiatan refreshing di sela-sela kesibukan para anggotanya. Yang dimaksud anggota disini adalah karyawan-karyawan Margaria Group, baik yang masih eksis ataupun yang sudah eks (mantan karyawan Margaria Group).
Awal mula dicetuskannya MMC dilatar belakangi oleh kesamaan hobi beberapa karyawan Margaria Group serta melihat kenyataan bahwa rata-rata karyawan margaria group menjadikan kendaraan bermotor sebagai sarana transportasi utama untuk bekerja. Oleh sebab itu maka para karyawan tersebut sepakat untuk mendirikan sebuah perkumpulan/ komunitas bermotor. Tentu saja tetap mengutamakan kegiatan berorganisasi secara keseluruhan.
Akan dasar kegiatan berorganisasi maka diharapkan MMC nantinya bisa dijadikan salah satu wadah kegiatan-kegiatan eksternal perusahaan sehingga bisa dijadikan sebagai sarana pembelajaran anggota-anggotanya dalam hal berorganisasi. Kenapa bisa demikian? Hal ini karena yang menjadi pengurus-pengurus MMC nanti-nya tidak harus karyawan yg mempunyai jabatan tinggi di kantor. Sehingga nantinya diharapkan mampu memunculkan potensi-potensi yang ada pada diri setiap anggota MMC.
MMC sendiri mempunyai beberapa agenda rutin, antara lain :
- Arisan Keliling (bergiliran untuk semua anggota)
- Touring/ Refreshing (jalan-jalan gitu loh!)
- Nongkrong Bareng (minimal 3 minggu sekali)
Dan untuk kedepan MMC mempunyai misi untuk bisa mendirikan sebuah bengkel khusus karyawan Margaria Group. Dan untuk pengelola Bengkel MMC nantinya di delegasikan ke anggota yang bersedia ditunjuk. Dengan demikian anggota pun bisa belajar untuk mengelola sebuah usaha.